Mengatasi Stretch Mark Secara Perlahan Setelah Melahirkan

Pasca melahirkan, sangat umum terjadi perubahan bentuk tubuh yang kasat mata. Selain bentuk tubuh juga ada kondisi lain seperti munculnya stretch mark atau tanda kerutan yang muncul di beberapa bagian kulit seperti di perut karena mengecilnya ukuran perut. Selain bagian perut bisa saja tanda kerutan ini muncul di area tubuh lain seperti lengan atas, paha atau payudara. Stretch mark lazim terjadi bagi wanita hamil dan baiknya Moms tetap tenang karena pada dasarnya stretch mark akan berkurang dengan sendirinya. Namun terdapat beberapa cara untuk mengatasi stretch mark seperti yang akan dijelaskan berikut ini!

Pastikah stretch mark muncul setelah melahirkan?

Jawabannya, iya. Sebagian besar wanita yang baru melahirkan akan memiliki stretch mark di daerah perut. Tanda ini muncul semejak mulainya trimester akhir karena peningkatan berat badan dan bentuk perut yang sudah semakin membesar. Hal ini membuat kulit harus menyesuaikan dengan peningkatan berat dan perubahan bentuk tersebut sehingga menyebabkan stretch mark.

Faktor lain yang mungkin menyebabkan stretch mark adalah genetik, ya, jika orantua Moms memiliki stretch mark, bukan tidak mungkin Moms akan lebih berisiko memilikinya. Hal ini dikarenakan faktor genetik dapat memberi pengaruh terhadap elastisitas kulit setiap orang. Selain itu, faktor warna kulit juga akan menentukan penampilan stretch mark tersebut.

Faktor terakhir adalah indeks masa tubuh, wanita dengan masa tubuh yang lebih tinggi cenderung akan memiliki lebih banyak ketimbang mereka dengan indeks masa tubuh yang lebih rendah.

Penyebab stretch mark setelah kehamilan

Guratan yang muncul selama fase kehamilan dan setelah kelahiran biasanya berasal dari kenaikan bedat badan yang cukup tajam sebagai akubat dari pertumbuhan bayi di dalam perut. Sehingga, lapisan paling atas kulit akan terpecah dan menunjukan lapisan lain di bawahnya yang disebut stretch mark tersebut.

Selain kenaikan berat badan, terdapat faktor penunjang lainnya, seperti:

  • Potensi stretch mark karena mungkin adanya kandungan lebih dari satu bayi sehingga memicu peregangan kulit berlebih
  • Berat bayi yang cukup besar di atas rata-rata
  • Penggunaan krim atau losion yang tidak sesuai semasa kehamilan dan setelah melahirkan
  • Perubahan hormon pada wanita

Bagaimana cara mencegah stretch mark saat kelahiran?

Terdapat beberapa langkah preventif agar kemunculan stretch mark dapat terkendali, di antaranya:

  1. Menjaga asupan nutrisi

Menyediakan makanan dengan nutrisi yang baik tentu penting sejak awal kehamilan. Memasuki masa tengah kehamilan, Moms dapat mulai menyertakan makanan dengan gizi yang baik untuk kesehatan dan elastisitas kulit yaitu vitamin A, vitamin E dan juga omega 3. Sebisa mungkin juga menambahkan makanan kaya antioksidan yang dapat memperlancar sirkulasi darah sehingga membantu membuat kulit tetap segar.

  1. Pastikan Moms selalu terhidrasi

Mengikuti pola hidup sehat dengan minum 8 gelas air per hari sangat penting bagi kesehatan kulit. Membuat variasi seperti infused water lemon dan jeruk nipis akan sangat baik karena memiliki tingkat antioksidan yang penting seperti penjelasan sebelumnya.

  1. Melakukan aktivitas senam dan yoga

Semasa kehamilan, Moms juga dapat melakukan beberapa kegiatan olahraga ringan yang baik untuk kesehatan. Kegiatan seperti yoga dan senam rendah risiko sangat baik untuk membantu kulit agar tetap elastis juga dapat meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.

Baca Juga: Tips Olahraga Saat Hamil Yang Harus Bunda Catat

Cara menghilangkan stretch mark

Setelah membahas penyebab dan pencegahan, berikut kita akan membahas beberapa cara untuk mengatasi stretch mark. Catatan penting bahwa tanda kerutan ini membutuhkan waktu untuk berkurang dan tidak akan hilang 100% apalagi secara instan ya, Moms!

  1. Pijat perut sebelum melahirkan

Berfungsi untuk meminimalisir keparahan stretch mark, pijat perut merupakan opsi yang baik. Biasakan untuk memijat kulit perut, paha hingga payudara dengan menggunakan body oil atau lotion dengan melakukannya beberapa menit saja. Moms dapat melakukan ini dua kali sehari saja agar kedepannya dapat mempersiapkan kulit untuk stressing saat melahirkan juga setelah kelahiran.

  1. Krim khusus perut

Menggunakan losion tubuh selama masa kehamilan memang baik untuk menjaga kulit tetap sehat dan elastis. Setelah kelahiran, Moms bisa menggantinya menggunakan produk yang fungsi utamanya adalah memperbaiki peregangan kulit. Mudahnya, carilah produk dengan bahan seperti almond, jojoba dan shea butter untuk nutrisi kulit. Oleskan dua kali sehari secara konsisten untuk tetap menutrisi kulit.

mengoles krim saat kehamilan
Pregnancy photo created by gpointstudio – www.freepik.com
  1. Penggunaan laser

Perawatan secara medis juga dapat menjadi rekomendasi jika Moms ingin meminimalkan kemunculan stretch mark. Perawatan yang mungkin adalah dengan menggunakan laser untuk menghilangkan warna kemerahan pada stretch mark. Butuh jarak sekitar enam bulan untuk kemudian mendiskusikannya dengan dokter sehingga tidak dapat langsung dilakukan setelah kelahiran.

Nah Moms, mengatasi stretch mark adalah sebuah tantangan tersendri. Kunci dari merawat dan mengurangi tanda kulit ini adalah konsistensi dan memastikan selalu bahwa kulit Moms selalu sehat dan terjaga agar kulit dapat selalu beregenerasi dan sehat. -KJ

Tinggalkan Balasan